KOMUNIKASI VISUAL : Apa itu?

tri-nugroho-adi-baret-e1511687821904Komunikasi visual, sekali lagi saya tulis: “komunikasi visual”. Bagi sebagian kalangan yang mungkin belum pernah mendalami kajian ini akan cenderung menafsirkannya sebagai satu kajian yang bersifat praktis tentang desain, atau tentang bagaimana membuat desain yang apik secara visual. Pemahaman seperti ini tidak tepat. Karena kalau kita hendak memelajari bagaimana membuat desain yang bagus, atau membuat desain graphic yang ok maka belajarlah  “desain komunikasi visual”. Di Indonesia sudah ada prodi seperti ini.

Satu masalah kesalahan penafsiran selesai. Lalu kembali ke judul di atas apa itu komunikasi visual?

Begini, saya akan menjawab dengan pengandaian. Manusia dalam perkembangan belajarnya tentu mengalami proses belajar, dalam konteks ini belajar berkomunikasi. Kita mulai belajar berbicara, belajar membaca, belajar  mengemukakan pikiran dalam bentuk  tulisan dan seterusnya.  Dengan kata lain, dalam ilmu komunikasi kita belajar mengenai segala aspek tindakan manusia berkomunikasi, mulai dari berkomunikasi secara interpersonal, dalam sebuah relasi kelompok, dalam sebuah organisasi, berkomunikasi melalui media, berkomunikasi dalam suatu konteks kultur dst. (catatan: maaf ini gambaran yang terlalu saya sederhanakan mengenai ilmu komunikasi)

Tema-tema komunikasi seperti di atas tentu sudah tidak asing bagi pembelajar ilmu komunikasi, karena kebetulan objek studinya adalah pesan komuikasi yang bukan visual. Nah sampai di sini, perlu kita munculkan satu pertanyaan : bagaimana dengan mempelajari bagaimana manusia berkomunikasi secara visual  ? Bagaimana kita belajar memahami pesan secara visual? Bagaimana cara kerja otak kita sehingga kita memahami pesan secara visual dengan cara tertentu? Bagaiamana kita menyadari bahwa aspek alam bawah sadar kita itu berpengaruh dalam kita mempersepsi sesuatu secara visual? Bagaimana kita mengkaji bentuk-bentuk representasi pesan secara visual di berbagai media? Jawaban untuk beberapa pertanyaan terakhir itulah yang menjadi inti kajian komunikasi visual.

Komunikasi visual, dengan demikian, sesungguhnya lebih bersifat kajian teoritis (mengenai bagaimana manusia berkomunikasi secara visual) ketimbang praktis. Karena sifatnya yang ternyata amat kompleks maka mau tidak mau disiplin ini membutuhkan kontribusi teoritis dari disiplin ilmu lain. Atau dengan kata lain sub kajian ini berakar dari bermacam disiplin ilmu. Yang paling menonjol perannya menurut saya adalah teori psikologi, khususnya psikologi Gestald. Lalu teori estetika, beberapa teori representasi, retorika, semiotika, dst.  Karena dalam komunikasi visual juga perlu mengembangkan metode terkait dengan bagaiamana manusia atau masyarakat bisa menerima atau tidak menerima pesan visual, maka perlu juga dimasukkan pendekatan resepsi, atau teori resepsi. Selebihnya, teori visual literary juga tidak boleh diabaikan karena pada titik tertentu kemampuan manusia memahami pesan visual bergantung pada tingkat literacy-nya. Sebagai gong-nya, dalam komunikasi visual juga sangat berkaitan dengan cultural study karena disiplin ini sudah terlebih dahulu melirik segala macam aspek produk budaya (termasuk yang produk budaya visual) sebagai yang sarat makna dan menjadi sarana pertarungan wacana yang bersifat ideologis di sana.

Singkatnya, mata kuliah ini akan disajikan dengan pendekatan studi kritik dengan menyandarkan pada beberapa perspektif teori seperti teori estetika, Perception, Represeantation, Visual Rethoric, Cognition, Semiotics, (Visual ) Reception Theory,Narrative, Media aesthetics, Ethicts, Visual Literary, dan (Visual) Cultural Studies .

Satu buku yang cukup komprehensif akan saya pakai sebagai pengantar dalam mata kuliah ini yaitu buku karangan Smith, Ken. et.al. (eds). 2005.  Handbook of Visual Communication Theory, Methods and Media. London : Lawrence Erlbaum Associates Publisher.

Selain itu akan saya gunakan juga beberapaa referensi yang akan memperkaya perspestif komunikasi visual yakni buku Emmison, M.dan Smith, Philip. 2007. Researching The Visual Images, Objects, Contexts and Interactions in Social and Cultural Inquiry. London : Sage Publication Ltd. Juga buku Heywood,Lan dan Sandywell, Barry. 1999. Interpreting Visual Culture : Explorations in the Hermeneutics of Visual. London – New York : Royledge. Buku selanjutnya ini juga bagus karena menambah kekayaan dari sisi metodologis yakni buku Rose, Gillian. 2002. Visual Methodologies : An Introduction to the Interpretation of Visual Materials. London : Sage Publication Ltd.  Dan juga refersni berikut : Scirato,Tony dan Webb, Jen. 2004. Reading the Visual. Australia: Allen & Unwin akan menambah kekayaan pemahaman kita mengenai kajian pesan visual.

Sayangnya, mata kuliah “baru” yang muncul di kurikulum 2015 dan sudah dua tahun ditawarkan di Prodi S1 kita ini, oleh pengampu sebelumnya pernah diajarkan dengan pemahaman yang cenderung praktis sehingga jatuhnya menjadi mirip kajian desain komunikasi visual seperti yang saya singgung di awal tulisan ini. Tahun 2018, mata kuliah ini akan diluruskan menjadi sebuah kajian yang bersifat teoritis. Dengan dukungan referensi di atas, saya tawarkan komunikasi visual  dengan pemahaman yang “benar”. Ada semangat redefinisi dalam mata kuliah ini, dan semoga lebih kontekstual dengan kebutuhan pencapaian belajar di Prodi S1 Ilmu Komunikasi kita.

Tapi, sayangnya lagi, mata kuliah ini telanjur dipatok dengan beban 2 sks, juga telanjur dipasang di semester 2 yang menurut saya koq terlampau dini untuk bicara tentang aspek teoritis dan metodologis. Ah tak apalah, justru sebuah tantangan sendiri menurut saya kalau harus mengemas mata kuliah yang cukup berat ini dalam durasi yang cukup pendek. Tentu diharapkan mahasiswa lebih pro aktif dalam memelajari materi, mereview literatur yang semua bahasa Inggris, dengan contoh kasus yang memang kebetulan kita ambil dalam konteks negara barat.

Semogalah demikian…

Ayo belajar komunikasi visual!

Bangun pagi… Let’s Go….

 

TNA

(bersambung)

 

Iklan

~ oleh Tri Nugroho Adi pada 12 Februari 2018.

Satu Tanggapan to “KOMUNIKASI VISUAL : Apa itu?”

  1. […] (tulisan sebelumnya) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: