Apa itu Komunikasi ?

Tri Nugroho Adi

Tri Nugroho Adi

Pertanyaan di atas sering dilontarkan oleh orang awam atau orang yang baru pertama kali hendak mengetahui lebih jauh mengenai ‘komunikasi’ sebagai sebuah disiplin ilmu. Meskipun seseorang belum mengetahui pasti apa sesungguhnya yang akan dipelajari ketika  memutuskan mengambil ‘komunikasi’ sebagai disiplin ilmu yang digeluti di bangku kuliah, bayangan umum biasanya mengaitkan ‘komunikasi’ berhubungan dengan profesi penyiar, wartawan, atau orang yang berkecimpung di dunia media. Gambaran seperti itu tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak selengkapnya mendefinisikan ‘komunikasi’ sebagai sebuah bidang kajian ilmu atau disiplin, yang nantinya juga terkait dengan bidang-bidang pekerjaan yang akan menjadi sasaran outputnya.

Tulisan ini akan memberikan selayang pandang gambaran mengenai ‘komunikasi’ tadi sebagai sebuah disiplin ilmu. Perkembangan ilmu komunikasi di dunia sudah sedemikian maju dan mantap termasuk cakupannya sehingga tidak ada salahnya kita melihat area bidang ilmu komunikasi yang sudah berkembang di negara-negara lain, tidak hanya berkiblat ke dalam negeri.

Komunikasi Menyentuh Segala Aspek Kehidupan Kita

Sebelum menyoal komunikasi sebagai sebuah disiplin ilmu, perlu kita pahami dulu  komunikasi sebagai gejala yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Sejak kita bangun dari tidur hingga kembali terlelap dalam mimpi, bisa dikatakan tidak bisa terlepas dari aktivitas komunikasi. Kita terbangun karena mendengar suara berisik orang yang menyetel radio keras-keras misalnya, maka tanpa disadari kita sudah “diganggu” oleh orang yang sedang menikmati “peristiwa komunikasi bermedia di radio”. Ketika kita hendak persiapan ke sekolah dan  duduk sarapan di meja bersama orang tua dan saudara maka kita pun berkomunikasi secara interpersonal dengan mereka. Ketika kita berjalan melintasi rute yang kita lewati menuju sekolah acapkali kita disodori pemandangan riuh pamflet, baliho dan segala atribut iklan atau peraga kampanye, maka tanpa sadar kita sedang dipersuasi  oleh si  pemasang iklan,pamflet dan peraga kampanye itu. Sesampai di kelas ketika serius mendengarkan pelajaran dari guru, maka kita pun terlibat dalam peristiwa komunikasi instruksional.  Kemudian ketika kita sudah sampai di rumah beristirahat dan iseng buka facebook atau berselancar di dunia maya  maka kita pun masuk  berinteraksi dengan orang lain dalam jaringan komunikasi di dunia maya. Bahkan ketika kita sedang melamun dan tidak melakukan “apa-apa” pun sesungguhnya kita juga sedang berkomunikasi, tetapi bentuk komunikasi yang intrapersonal. Yakni komunikasi yang terjadi dalam alam batin dan pikiran kita sendiri, kita yang berdialog intens dengan diri kita sendiri merefleksikan apa yang sedang terjadi “dalam diri kita” saat itu. Dan seterusnya dan sebagainya. Pendeknya, komunikasi menyentuh segala aspek kehidupan kita. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa lebih dari 70% waktu bangun kita gunakan untuk berkomunikasi. Komunikasi menentukan kualitas hidup kita.

Dengan komunikasi kita membentuk saling pengertian, saling menumbuhkan persahabatan, memelihara kasing sayang, menyebarkan pengetahuan, dan melestarikan peradaban. Akan tetapi, sebaliknya, melalui komunikasi kita juga bisa menyuburkan perpecahan, menghidupkan permusuhan, menanamkan kebencian, merintangi kemajuan dan menghambat kemajuan. Begitu penting, megitu meluas dan begitu akrab komunikasi dengan diri kita sehingga kita semua merasa tidak perlu lagi memelajari komunikasi.

Batasan 

National Communication Association (NCA) dalam lamannya memberikan batasan mengenai ‘komunikasi’ sebagai  ilmu yang  memfokuskan pada bagaimana orang menggunakan pesan untuk membangkitkan makna di dalam atau melalui berbagai konteks, budaya, saluran dan media. Ilmu ini menawarkan semacam landasan dalam praktik komunikasi manusia sehingga bisa berlangsung dengan efektif dan etis di dalam pelaksanaanya.

Ilmu komunikasi, dilihat dari sejarah perkembangannya, merupakan perpaduan dari tradisi keilmuwan yang mencakup baik tradisi ilmuwan sosial, humanis, ilmuwan yang menggeluti kajian budaya dan ilmuwan dengan perspektif kritis. Kita bisa melihat bangunan ilmu dan teoritiknya, yang meliputi berbagai macam bentuk atau konteks komunikasi manusia itu tersajikan dan terjabarkan dalam berbagai buku teks, publikasi elektronik dan jurnal-jurnal ilmiah.  Dalam bermacam jurnal ilmiah komunikasi itu, para peneliti melaporkan hasil penelitian yang berbasis pada (dan bahkan merupakan pengembangan dari) upaya meningkatkan kecakapan manusia berkomunikasi.

Transactional Model of Communication  

Photo-transactional_model_of_communicationMahasiswa yang baru pertama kali memelajari komunikasi biasanya akan diperkenalkan model-model komunikasi. Ada berbagai macam model yang dikemukakan oleh para ahli, namun satu di antara model itu yang cukup representatif menggambarkan fenomena komunikasi manusia adalah the transactional model of communication .

Model ini menggambarkan  kolaborasi dan pertukaran pesan berkelanjutan di antara individu, atau pada individu dan kelompok individu, yang tujuannya adalah menuju kesepahaman makna di antara individu yang terlibat dalam peristiwa komunikasi.  Komunikator melakukan encodes ( misal. Melahirkan pikiran dalam bentuk kata-kata dan bahasa tubuh), kemudian mentransmisikan pesan itu melalui suatu saluran ( misal. Lewat pidato, email, SMS) kepada pelaku komunikator lainnya ( to the other communicator (s) yang kemudian men-decode pesan tersebut  ( Misal. Menamgkap kata-kata dan memaknainya). Pesan tadi bisa saja mengalami gangguan ( noise) ( misalnya. Gangguan fisik, psikologis, atau physiologis dan lainnya), yang akibarnya menghalangi pesan tadi sampai ke tujuannya atau bisa dipahami sepenuhnya sebagaimana dikehendaki oleh si pengirim pesan.

Areas within Communication

Ada berbagai versi pembidangan komunikasi bergantung pada lembaga penyelenggara pendidikan atau negara di mana ilmu ini berkembang. Di bawah ini hanyalah sebagian contoh pembidangan yang umum ditemui yang melingkupi kajian komunikasi utamanya yang berkembang di Amerika Serikat.

Applied Communication – Studi tentang bagaimana teori komunikasi, penelitian dan atau aplikasinya membantu di dalam menyebarkan  pengetahuan dan teori komunikasi untuk tujuan atau persoalan praktis tertentu.

 Communication Education –  Studi komunikasi dalam ranah  proses pembelajaran di kelas atau konteks pendidikan lainnya.

 Communication Theory –  Studi tentang prinsip-prinsip yang diperhitungkan akan membawa implikasi di dalam komunikasi yang terjadi dalam interaksi manusia.

Electronic Media – Studi  tentang radio, televisi,teknologi media serta design web untuk kepentingan audio dan video streaming.

Health Communication – Studi komunikasi yang berkaitan dengan aspek –asepk penyelenggaraan praktik kesehatan dan pendidikan kesehatan, termasuk studi tentang interaksi klien dan lembaga penyedia jasa/pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya studi penyebaran informasi melalui kampanye kesehatan publik.

 International and Intercultural Communication –  Studi komunikasi di antara individu yang berasal dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda, termasuk studi tentang persamaan dan perbedaan di antara budaya-budaya tersebut.

 Interpersonal Communication – Studi perilaku komunikasi di antara individu-individu (dyads /pairs) dan dampaknya bagi hubungan personal tersebut.

 Language and Social Interaction – Studi tentang struktur verbal dan perilaku nonverbal yang muncul di dalam interaksi sosial.

Legal Communication –  Studi tentang peran komunikasi dalam kaitannya dengan sistem hukum.

 Mass Communication and Media Literacy Studi tentang bagaimana bentuk-bentuk komunikasi massa, seperti media cetak, radio dan televisi menyebarkan informasi dan memengaruhi masyarakat.

 Mediation and Dispute Resolution –  Studi tentang pemahaman, management dan resolusi konflik di dalam situasi intrapersonal, interpesonal dan di dalam sebuah kelompok.

 Organizational Communication – Studi tentang proses yang digunakan di dalam menganalisis kebutuhan komunikasi dalam organisasi dan interaksi sosial, termasuk bagaimana meningkatkan komunikasi  di antara pemimpin dan karyawan.

 Performance Studies – Studi tentang komponen seperti penyaji, teks, audiens, dan konteks di dalam disiplin komunikasi.

 Political Communication – Studi tentang peran yang dimainkan komunikasi di dalam sistem politik.

 Public Address –Studi tentang pembicara dan pidato-pidatonya, termasuk konteks historis dan sosial dari platforms, kampanye dan pergerakan.

 Public Relations – Studi tentang management komunikasi di antara organisasi dan khalayaknya.

 Rhetorical Criticism – Studi tentang proses yang dilakukan di dalam mendefinisikan, mengklasifikasikan, menganalisis, menginterpretasi dan atau evaluasi terkait dengan praktik retorika.

 Semiotics – Studi tentang penggunaan simbol verbal dan nonverbal dan tanda-tanda di dalam komunikasi manusia.

 Small Group Communication – Studi tentang sistem komunikasi di antara tiga atau lebih individu yang saling berinteraksi dengan tujuan bersama dan saling memengaruhi di antara mereka.

 Speech Communication – Studi tentang sifat, proses dan efek di dalam interaksi simbolik manusia. Jika ujaran lebih bersifat bentuk-bentuk komunikasi, maka interaksi simbolik manusia lebih pada berbagai macam code verbal dan nonverbalnya.

 Theatre and Drama – Studi tentang produksi sastra dalam bentuk drama

Visual Communication – Studi tentang data visual, seperti arsitektur, fotografi, seni visual, advertising,film dan  televisi dalam kaitannya dengan komunikasi

International Communication  Association  (ICA)

Selain pembidangan studi komunikasi seperti diuraikan di atas, ada juga lembaga internasional yang telah melakukan pengkategorian keilmuan dan juga cakupan bidang kerja yang bisa dimasuki oleh lulusan komunikasi sebagaimana dikemukakan oleh  International Communication  Association  (ICA) . ICA  adalah institusi internasional  tempat berkumpulnya sarjana komunikasi dari berbagai belahan dunia. Lembaga ini tidak  melakukan akreditasi standar kompetensi atau penetapan kurikulum ilmu komunikasi secara internasional. Akan tetapi  lembaga ini secara aktif  memberikan semacam  rambu-rambu tentang kompetensi dan bidang lingkup kerja komunikasi secara umum, khusunya bidang ilmu komunikasi secara kontekstual seperti komunikasi wicara, komunikasi bisnis, atau  komunikasi organisasi. Lembaga internasional ini juga melakukan kajian tentang kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan komunikasi berdasarkan perkembangan teknologi, budaya dan kebutuhan aktual masyarakat terhadap bidang ilmu komunikasi.

  Asian Media Information and Communication Centre

Sementara itu,   Asian Media Information and Communication Centre atau disingkat AMIC merupakan lembaga pengkajian media dan komunikasi yang paling berpengaruh di Asia juga secara reguler menyajikan perkembangan  industri, kebijakan dan pendidikan di bidang komunikasi dan media. Pada edisi Asian Communication Handbook 2008, AMIC menyoroti pesatnya  perkembangan  industri media massa di kawasan Asia, khususnya  21 negara yang yang dianggap mengalami perubahan yang signifikan. Indonesia dipandang sebagai salah satu negara yang mengalami perkembangan sangat cepat dalam industri media dan kebijakan demokratisasi media massa. Akan tetapi perubahan ini belum diikuti oleh penyiapan sumberdaya manusia komunikasi yang memadai karena kurang  terfokusnya pola pembelajaran rumpun  ilmu komunikasi di perguruan tinggi yang menyelenggarakan disiplin  ilmu ini.  Pada Laporan 2008 ini bidang-bidang komunikasi yang disoroti meliputi aspek Jurnalistik, Periklanan, Penyiaran  (Radio, Televisi dan Film), serta Public Relations.

  Referensi :

What is Communication? Dalam http://www.natcom.org/discipline/ [download 10 Oktober 2013)

ASPIKOM.2010. Naskah Akademik Pengembangan Program Studi dalam Rumpun Ilmu Komunikasi (PPS-RIK). Tidak diterbitkan.

NB: tulisan ini disajikan dalam materi “pengenalan Komunikasi”, CommExpo, Jurusan Ilmu Komunikasi Unsoed, Minggu 17 November 2013.

~ oleh Tri Nugroho Adi pada 13 Oktober 2013.

3 Tanggapan to “Apa itu Komunikasi ?”

  1. y begini ini klo dosen nularin ilmu..bca 1 artikel udah pusing,isinya padet,,,
    heehee..tp terima kasih pak..ngebacanya enak,,..efektif n efisien..ijin langganan y pak..mksh..

  2. aku ingin tau lebih mendalam tentang komunikasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: