FACE-NEGOTIATION THEORY

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Stella Ting-Toomey

Asumsi-asumsi

Identitas diri (self-identity) merupakan hal yang penting dalam interaksi antar pribadi

Individu-individu menegosiasikan perbedaan identitas mereka lintas kultur

Manajemen konflik dimediasi oleh face dan kultur

Bagaimana orang dari kultur individualistik dan kolektivistik menegosiasikan face dalam situasi konflik

Face : public image people display

Face-Negotiation Theory didasarkan pada manajemen face

Menerangkan bagaimana orang dari kultur yang berbeda mengelola konflik untuk memelihara face

Perhatian pada self-face dan other-fae menjelaskan negosiasi konflik antara orang dari beragam kultur

Dalam situasi konflik, kepedulian dan perhatian orang dalam mutual face dan other-face dalam kultur kolektivistik membuat mereka berusaha memberikan face kepada orang lain. Caranya :

Caranya: penghindaran, kooporatif atau kompromi

Kepedulian orang pada self-face dalam kultur individualistik membuat mereka berusaha memperbaiki face diri sendiri

Caranya: dominasi atau bersikap agresif

 

~ oleh Tri Nugroho Adi pada 4 November 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: