CO-CULTURAL THEORY

  • Teoritisi : Mark Orbe dkk.
  • Orbe memilih kata co-cultural daripada terminologi sub-cultural, subordinate, dan minority
  • Co-cultural menunjukkan bahwa tidak satu pun budaya dalam masyarakat yang lebih unggul (superior) terhadap budaya yang lain
  • Co-cultural terdiri dari pada anggota dari kultur yang sama,namun berbeda secara etnis atau sosiologis dengan the parent culture
  • Komunikasi co-cultural merujuk pada interaksi di antara para angota kelompok underrepresented dengan kelompok dominan
  • Fokus dari co-cultural theory adalah  memberikan kerangka pikir di mana para aggota co-cultural dapat bernegosiasi untuk menyampaikan suara mereka ke dalam struktur masyarakat dominan

Premis Co-cultural theory

  • Anggota kelompok co-cultural terpinggirkan dalam strukur masyarakat dominan
  • Mereka menggunakan strategi komunikasi tertentu ketika berhadapan dengan ‘struktur-struktur dominan yang opresif’
  • Strategi komunikasi tersebut antara lain mencakup  avoiding, bargaining, attacking dan sabotaging others

Strategi komunikasi

  • Komunikasi antara anggota co-cultural dengan anggota kelompok dominan memiliki beberapa tujuan:
  • Assimilation : menjadi bagian dari kultur dominan
  • Accomodation : berusaha agar anggota kelompok dominan dapat menerima keberadaan anggota co-cultural
  • Separation: menolak kemungkinan ikatan bersama dengan anggota kelompok dominan
  • Para anggota co-cultures yang memakai strategi asimilasi beusaha untuk ‘menyesuaikan’ (fit in ) atau bergabung dengan para anggota dari kultur dominan
  • Para anggota co-cultures yang memakai strategi akomodasi berusaha untuk memelihara identitas kultural mereka sambil memantapkan hubungan dengan para anggota dari kultur dominan
  • Strategi separation atau resistensi dipakai oleh para anggota co-cultures yang menolak berinteraksi dengan para anggota dari kultur dominan

 

~ oleh Tri Nugroho Adi pada 4 November 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: