KARAKTER TOKOH DALAM FILM

  • Yang  menjadi suatu tantangan utama dari seorang penulis adalah membangun karakter tokoh.
  • Karakter tokoh yang kuat dan jelas akan sangat membantu pencapaian kesan dari tema yang disodorkan.
  • Apakah dia seorang manusia , binatang atau benda mati seperti kayu dan batu, wayang, bintang, bulan kartun, setan atau malaikat, semua harus dapat diterima dan logis.
  • Artinya tokoh yang kita buat akan terkesan wajar, alami  dan tidak dibuat-buat.
  • Lingkungan tokoh juga harus diperhatkan agar karakter dan watak tokoh yang kita kemukakan tersebut logis.
  • Misal seorang pencuri yang hidup di lingkungan sesama pencuri tentu akan berbeda wataknya dengan pencuri yang hidup di lingkungan orang yang saleh.
  • Anak pertama yang hidup di kalangan yang berada dan demokrat terntu akan berbeda dengan anak pertama yang hidup di kalangan keluarga miskin dan kaku.

Ada banyak cara untuk menggambarkan tokoh agar sesuai dengan tema yang akan kita kemukakan  (sumber : Imam, 2011; Kazmate,2011)

  1. LANGSUNG MENCERITAKANNYA.

Ini adalahsuatu cara yang paling mudah. ( Seperti film ”What Women Want” )

        2. MENGGAMBARKAN WATAK TOKOH  MELALUI DIALOG DENGAN LAWAN MAINNYA.

Dari percakapan tersebut pemirsa dapat menangkap watak tokoh, apakah dia temperamental, penyabar, atau pendendam.

Melalui percakapan juga dapat diungkapkan, di mana tokoh tinggal, dengan siapa, bagaimana suasananya dan sebagainya.

3. MENGGAMBARKAN  TOKOH DENGAN MENJELASKAN LEWAT TINGKAH LAKUNYA.

Ketika dia bereaksi terhadap suatu rangsangan tertentu, atau gerak-geriknya semua dapat digambarkan secara visual sebagai suatu cara menceritakan tentang karakter tokoh kita.

       4. KARAKTERISASI MELALUI PERGULATAN BATIN

Cara yang paling mudah bagi seorang pembuat film untuk memperlihatkan pada kita pergulatan batin sebuah karakter ialah dengan jalan membawa kita lewat gambar atau suara ke dalam kalbu tokoh itu sendiri.Kita dapat membayangkan,mengingat dan memikirkan tentang pikiran-pikiran yang tidak diucapkan,angan-angan,harapan,aspirasi dan impian oleh si tokoh tersebut.

        5. KARAKTERISASI MELALUI REAKSI TOKOH-TOKOH LAIN

Cara karakter-karakter lain melihat seseorang dapat dipergunakan sebagai alat yang baik untuk membangun karakterisasi.Kadang-kadang sebagian besar dari informasi mengenai suatu tokoh sudah diungkapkan melalui cara-cara ini sebelum tokoh itu sendiri tampil.

Salah satu teknik karakterisasi yang paling efektif ialah penggunaan karakter-karakter yang saling bertentangan dalam tingkah laku,sikap,pendapat,gaya hidup,penampilan fisik yang merupakan kebalikan dari apa yang dimiliki tokoh utama,untuk memperjelas dan menegaskan kepribadianya

    6. KARAKTERISASI MELALUI PEMILIHAN NAMA

Sebuah cara karakterisasi yang penting dalam film adalah penggunaan nama yang memiliki ciri-ciri bunyi atau konotasi yang sesuai untuk membantu menggambarkan sebuah watak.Karena memilih nama melibatkan pemikiran yang cukup banyak,maka nama tidak boleh dianggap sepele.

     7.  KARAKTER BAKU DAN STEREOTYPE

Tokoh-tokoh baku adalah tokoh-tokoh kecil yang tingkah lakunya dapat diramalkan. Umumnya merupakan tokoh-tokoh khas sesuai dengan pekerjaan atau profesi mereka.Mereka sebetulnya berfungsi sebagai property panggung yang wajar layaknya lampu atau tirai.

Sebaliknya stereotype adalah watak-watak yang mempunyai arti yang agak lebih penting dalam sebuah film.Mereka adalah tokoh-tokoh yang cocok untuk suatu pola tingkah laku yang sudah ditentukan sebelumnya dan merupakan mayoritas.contoh-contoh stereotype adalah pemuda playboy,mafia gendut,dsb

      8. KARAKTER YANG STATIS,KARAKATER YANG BERKEMBANG

Tokoh-tokoh berkembang adalah tokoh-tokoh yang sangat dipengaruhi oleh action plot dan yang mengalami perubahan penting dalam kepribadian,sikap,pandangan hidup sebagai akibat perkembangan cerita.

Tokoh-tokoh berkembang bisa menjadi tokoh yang lebih sendu dan bijaksana, atau lebih bahagia dan lebih percaya diri sendiri.Mereka mungkin memperoleh suatu kesadaran baru tentang hidup atau makin menjadi matang,lebih bertanggunjawab,lebih bermoral atau tidak.

Agar bisa mendapatkan pemeran yang pas untuk tokoh dengan karakter yang diinginkan, maka perlu sekali y ang disebut dengan casting. Casting adalah sebuah proses memilih pemeran yang tepat untuk tokoh-tokoh yang akan bermain dalam sebuah film.

~ oleh Tri Nugroho Adi pada 10 Oktober 2011.

Satu Tanggapan to “KARAKTER TOKOH DALAM FILM”

  1. Oke, akan saya coba terapkan dalam pembuatan skenario utk tugas Sinematografi. Emmm, perlukah diadakan proses casting juga? Hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: