MENULIS BERITA

Penulisan berita (khususnya berita lempang=straight news) berbeda dengan penulisan ilmiah, essay atau fiksi. Menurut Hadiyanto, sebagian besar tulisan ilmiah memiliki bagian pendahuluan yang memberikan gambaran ringkas isi artikel/ tulisan.  Pada tubuh tulisan diikuti dengan tahapan-tahapan dalam penelitian, argumen atau situasi disajikan dan didiskusikan.  Terkadang ditampilkan secara kronologis, selanjutnya diikuti dengan ringkasan atau kesimpulan yang isinya pengulangan kembali poin-poin pokok dalam tubuh tulisan berupa argumen penutup.

Penulisan berita memiliki sifat yang bertolak belakang dengan jenis penulisan tersebut.  Klimaks atau bagian yang paling penting ditempatkan di paling awal.  Bagian ini yang disebut Lead atau teras berita.  Keseluruhan berita, fakta-fakta disusun dari yang paling penting ke yang tidak penting.

Lead Berita

            Sebuah Lead berita harus mengandung fakta-fakta yang paling penting dari seluruh berita.  Fakta-fakta kunci dari sebuah peristiwa tidak lain adalah menjawab pertanyaan pokok seperti: WHO, WHAT, WHEN, WHERE, WHY dan HOW (5W+1H).  Bila seluruh pertanyaan ini terjawab dalam Lead, maka disebut sebagai Lead Ringkasan (Summary Lead).

  • WHO

Tekankan pada unsur WHO di awal Lead bila tokoh dikenal luas di masyarakat, tokoh penting di tingkat nasional atau memiliki posisi dan kekuasaan penting.  Atau bila apa yang diperbuatnya/ dilakukannya kurang memiliki nilai berita dibanding ketenarannya.

WHO tidak hanya berlaku untuk perorangan tetapi dapat juga untuk kelompok atau organisasi.  Contoh:

Jakarta, Kompas – PT Bio Farma harus menghentikan impor vaksin flu burung asal Cina.  Pemerintah harus mengaitkan impor materi biologi itu dengan Undang-undang Terorisme.

  • WHAT

Bila ide, peristiwa atau situasi memiliki pengaruh yang lebih besar atau lebih penting dari orang-orang yang terlibat di dalamnya, atau bila terlalu banyak yang terlibat untuk disebutkan satu-persatu.  Contoh:

Jakarta, Kompas – Vaksin flu burung asal Cina yang diimpor PT Bio Farma harus dihentikan.  Pemerintah harus mengaitkan impor materi biologi itu dengan Undang-undang Terorisme.

  • WHEN

Hanya digunakan bila waktu sangat penting diketahui masyarakat.

Contoh:

Jakarta, Kompas – Hari Rabu lalu (28/4) sekitar 300 peternak ayam berunjuk rasa meminta agar pemerintah memerhatikan nasib mereka setelah harga pakan terus mengalami kenaikan.

  • WHERE

Jika tempat dimana kejadian berlangsung atau akan berlangsung tidak biasa atau menarik.  Umumnya Lead dengan unsur WHERE jarang digunakan.  Contoh:

Jakarta, Kompas – Bertempat di Kantor Departemen Pertanian, sekitar 300 peternak ayam berunjuk rasa meminta agar pemerintah memerhatikan nasib mereka.

  • WHY

Alasan mengapa sesuatu dilakukan atau terjadi yang bersifat human interest.  Lead WHY lebih sering digunakan untuk feature dalam berita pertanian, sebab memberikan penekanan pentingnya sesuatu terjadi.  Contoh:

Jakarta, Kompas – Akibat wabah flu burung, ribuan ternak ayam di Kabupaten Banyumas mati hanya dalam tempo satu hari.

  • HOW

bila sesuatu dilakukan dengan cara-cara yang tidak lazim dan menarik, tidak pernah dilakukan atau ditampilkan sebelumnya.  Atau bila unsur HOW memiliki nilai human interest dibandingkan unsur-unsur beritanya.  Contoh:

Jakarta, Kompas – Dengan dokumen palsu puluhan kontainer daging ilegal masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok antara Maret-Mei lalu.

Syarat-syarat dalam penulisan lead berita

            Untuk mendapatkan hasil yang baik dalam penulisan lead berita, maka hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1.  Ringkas dan langsung

Gunakan kalimat pendek dan langsung pada pokok masalah (15-20 kata) dan tidak diselingi dengan frasa atau kata-kata yang dapat mengacaukan pikiran utama.

2.  Gaya penulisan

Tidak memamerkan kemahiran menulis, misalnya menggunakan bahasa sastra seperti penulisan novel atau essay.

3.   Gaya bertutur

Berita ditulis seperti orang bicara, namun tetap bertujuan untuk memberitahu pembaca secepat mungkin dengan usaha yang minimal.

4.  Mengekspresikan sesuatu

Berita lebih mengutamakan untuk menginformasikan dan tidak bertujuan untuk mempengaruhi seseorang.

5.  Sajikan fakta yang paling penting di awal lead

6.  Sebaiknya gunakan kalimat aktif

7.  Tidak menggunakan bentuk kutipan

Secara sederhana dapat dikatakan, bahwa sebuah lead harus dibuat seringkas dan sesederhana mungkin.

Referensi

Hadiyanto. Jurnalistik Pembangunan. Modul kuliah. Bogor

~ oleh Tri Nugroho Adi pada 8 Oktober 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: